Ta'aruf Day 4: Menulis Surat, Menitipkan Rindu dalam Doa
Berita

Ta'aruf Day 4: Menulis Surat, Menitipkan Rindu dalam Doa

10 July 2026

Di tengah padatnya rangkaian Ta’aruf, hari ini para santri meluangkan waktu untuk menulis surat bagi keluarga di rumah.

Satu per satu cerita dituliskan. Tentang hari-hari pertama di pondok, teman-teman baru, pelajaran yang mulai dipahami, juga rindu yang perlahan mereka peluk dengan doa. Sebab terkadang, kalimat yang paling tulus lahir dari tangan-tangan kecil yang sedang belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa.

Bagi para santri, surat ini bukan sekadar tulisan. Ia adalah jembatan rasa, penguat hati, dan cara sederhana untuk mengatakan, “Aku baik-baik saja di sini.”

Ayah dan Bunda, semoga surat yang sampai nanti menjadi kabar bahwa putra-putri tercinta sedang tumbuh dengan baik. Mereka belajar mandiri, belajar bertanggung jawab, dan belajar menikmati setiap prosesnya di Darul Arqam.

Mungkin belum semua langkah terasa mudah. Namun setiap hari yang mereka jalani adalah bagian dari perjalanan menjadi generasi yang lebih kuat, berilmu, dan berakhlak mulia.

Karena pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang apa yang dipelajari di kelas, tetapi juga tentang bagaimana hati ditempa untuk menjadi lebih dewasa.

Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah GarutMenumbuhkan ilmu, akhlak, dan kemandirian dalam setiap proses kehidupan santri.